Awalnya indah begitu manis dan bahagia kurasa..
Aku menyukainya bahkan sangat menyukainya,dia yg tak ku tahu namanya,yang hanya bisa kupandangi dia dari kejauhan tanpa berani mendekatinya, dia yang pendiam wajahnya pun sangat polos.. Aku terlalu pengecut untuk sekedar tahu namanya..hanya mengagumi nya dari jauh saja sudah membuatku bahagia..melihat senyumnya dan juga mendengarnya berbicara semuanya terasa menyenangkan bagiku..
Lama kelamaan rasa itu mulai berubah semakin kuat kurasa rasa yang sangat menyenangkan bila melihatnya, dan ada rasa rindu bila tak melihatnya..
Namun semuanya telah pupus, saat perbedaan itu hadir. Perbedaan yang tidak bisa dihindari apalagi harus dirubah, perbedaan itu menjadi mutlak tidak bisa diganggu gugat.. Agama menjadi suatu hal yang sulit bila menyangkut cinta, mengapa kita diciptakan dengan segala perbedaan jika akhirnya kita harus bersatu? Apakah bisa kita menyatukan perbedaan? Lantas mengapa perbedaan yang satu ini tidak dapat menyatukan kita? Bukankah agama mengajarkan kita untuk tidak membedakan satu dengan yang lain? Bukankah agama kita menyuruh untuk saling mengasihi? Tuhan memang satu,namun mengapa kita masih berbeda? Saat suatu cinta dikaitkan dengan perbedaan agama seolah semua harapan menjadi musnah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar